Index Berita

  »
8 April 2020
HATI-HATI JIKA MEMBUANG ARSIP SEMBARANGAN, INI AKIBATNYA
Wajah emosional dan menunjukkan kekecewaan sangat terlihat ketika pemateri Bimbingan Teknis Manajemen Kearsipan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan di Aula Semeru STIE Widya Gama Lumajang pada Rabu, 11 Maret 2020 kemarin. Pasalnya sang pemateri mengungkapkan kalau dirinya sungguh tidak terima ketika menemukan arsip atau lembaran dokumen di tempat timbangan barang bekas. Dikarenakan arsip tersebut adalah salah satu informasi yang sangat penting bagi pemilik dan timbangan barang bekaspun bukan menjadi tempat arsip vital tersebut. Selain itu Kepala Subbagian Kearsipan dan Dokumentasi Multimedia ITS juga mengungkapkan “Suatu ketika saya menemukan arsip seorang guru besar dalam beberapa lembar kertas yang menjadi bungkus bumbu dapur,” ungkapnya. Sebab dalam timbangan tersebut jelas tertulis nama lengkap, nomor kontak dan bahkan besaran gaji yang diperoleh setiap bulannya yang disertai tanggal lembaran tersebut dicetak. Yang seharusnya hal tersebut tidak terjadi di instansi atau perusahaan manapun, sebab informasi tersebut sangatlah penting dan juga telah menjadi asset dalam suatu perusahaan. Ia mengungkapkan, semestinya itu tidak boleh terjadi. Dengan lembaran itu tersebar, maka akan sangat rentan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, dari durasi waktunya, arsip lembaran yang berserakan itu belum waktunya dimusnahkan. Bagi orang lain, arsip berupa kertas-kertas itu hanya dianggap bekas. Agus mengingatkan, kertas-kertas itu tetap harus disimpan hingga saatnya boleh dimusnahkan sesuai dengan ketentuan. Di depan para peserta, ia mengharapkan semua lembaga baik pemerintah maupun swasta tidak menggampangkan urusan arsip. Arsip pada dasarnya adalah bukti autentik yang wajib dipertanggungjawabkan meskipun itu hanya selembar kertas dan berisi undangan acara dan sejenisnya.

  »
30 Maret 2020
MEMBUAT KOMITMEN ARSIP, BKKBN MANFAATKAN “BIG DATA” KELUARGA
Hasto Wardoyo, selalu Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional berkomitmen kepada lembaganya untuk segera melakukan digitalisasi arsip supaya bisa memanfaatkan “big data” atau yang biasa disebut data raksasa mengenai kependudukan dan keluarga Indonesia untuk berbagai program pemerintah. Selain itu Hasto Wardoyo juga mengungkapkan kalau pihaknya harus bekerja keras untuk segera digitalisasi arsip di era modern seperti ini, harus dengan cepat mentransformasi arsip dari ‘hardcopy’ ke ‘softcopy’. Beliau juga menuturkan kalau hasisl penilaian lembaga pengarsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) kepada pihak BKKBN masih sangat buruk, yaitu 59,14 dari total nilai 100. Oleh sebab itu, dia meminta kepada kepala Biro Umum BKKBN untuk segera menyelesaikan masalah kearsipan tersebut. Hasto menargetkan dalam tiga bulan kedepan untuk bisa menyelesaikan lama BKKBN, sementara setelahnya menyelesaikan pemutakhiran data dengan menggunakan digitalisasi supaya bisa dilakukan pemanfaatan data raksasa utnuk berbagai program yang akan dilakukan pemerintah. Selain itu dia menjelaskan kalau kearsipan memegang peranan penting untuk pengumpulan data-data keluarga yang ada di Indonesia. Selebihnya, BKKBN hingga saat ini sedang mengembangkan Sistem Informasi Keluarga (Siga) dengan pendataan di enam Provinsi. Mantan Bupati Kulon Progo tersebut mengatakan kalau rencananya BKKBN akan mendata 33 juta keluarga di seluruh Indonesia untuk data penunjang pelaksanaan program yang akan dilakukan pemerintah. BKKBN juga akan segera menambah tenaga untuk mengerjakan kearsipan data keluarga Indonesia guna mencapai penilaian yang baik dari pihak ANRI.

  »
18 Maret 2020
UNTUK KORBAN BANJIR, ANRI BUKA LAYANAN UNTUK DOKUMEN PENTING ANDA
Akhir-akhir ini bencana banjir banyak merendam sejumlah wilayah di Indonesia, salah satunya adalah Jakarta yang berdampak terhadap segala barang yang ada di rumah yang terdampak banjir. Salah satunya adalah dokumen, bahkan tidak hanya itu saja, bencana banjir juga mengakibatkan arsip keluarga atau dokumen penting lainnya juga turut terdampak. Untuk bisa meminimalisir hal tersebut kini, ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) memberikan beberapa solusi penanganan supaya dokumen tersebut tidak sampai rusak dalam keadaan parah. Inilah penuturan Gurandhyka, Kepala Bagian Humas dan TU Pimpinan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menuturkan kalau masyarakat bisa melakukan penanganan sendiri terhadap dokumen-dokumen penting atau dapat juga dibantu oleh ANRI. Inilah beberapa cara untuk penanganan arsip yang telah terdampak bencana: 1. Pindahkan arsip ke tempat yang kering dan aman 2. Bersihkan arsip dari kotoran/lumpur dengan air bersih atau air hangat 3. Semprotkan/celupkan arsip ke alkohol/etanol untuk menghindari tumbuhnya jamur dan membunuh bakteri 4. Pisahkan/urai lembar per lembar arsip yang lengket 5. Keringkan secara alami dengan kipas angin (tidak dijemur atau terkena langsung sinar matahari) 6. Lakukan restorasi/perbaikan arsip (bila perlu). Selain itu juga ANRI telah membuka layanan gratis untuk bisa merestorasi dokumen yang telah rusak. Syaratnya, si pemilik dokumen harus dating langsung ke Kantor ANRI pada jam kerja, namun layanan ini hanya dibuka untuk korban banjir saja. Dokumen-dokumen yang bisa direstorasi seperti Kartu Keluarga, KTP, ijazah, akte perkawinan, akte kelahiran, sertifikat tanah, dan lain-lain. Kategori arsip yang bisa diperbaiki adalah arsip yang basah terkena lumpur, terpotong, atau bolong bisa diperbaiki. "Terpotong bahkan bolong bisa diperbaiki, tetapi informasinya dalam arsip tidak bisa diperbaiki," kata Gurandhyka. Arsip yang dibawa harus arsip asli, bukan fotokopi atau laminating. Ketentuannya, maksimal satu keluarga bisa merestorasi 10 lembar dokumen. Hasil restorasi bisa ditunggu selama beberapa jam.

  »
13 Maret 2020
Saatnya Beralih ke Arsip Digital
Teknologi membawa dampak signifikan terhadap berbagai hal, termasuk dalam kearsipan. Selain arsip konvensional yang sudah umum diketahui, kini ada pula yang disebut arsip digital. Sesuai namanya, arsip digital adalah arsip yang diciptakan dan digunakan dalam bentuk digital atau elektronik. Arsip digital dapat berasal dari arsip tercetak yang dikonversi menjadi digital atau arsip yang memang tercipta dalam bentuk digital. Dalam mengelola arsip digital sendiri, baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut: • Format digital, teknologi berkembang sangat cepat, oleh karena itu perlu dipastikan bahwa format digital yang digunakan masih dapat digunakan • Akses dan keamanan, akses yang mudah menurunkan tingkat keamanan, sedangkan tingkat keamanan yang tinggi akan menyulitkan akses. Kedua hal tersebut perlu diseimbangkan. • Temu kembali, temu kembali arsip digital seharusnya menjadi lebih mudah dibandingkan dengan arsip tercetak. Maka dari itu perlu diperhatikan penggunaan metadata yang merupakan titik akses untuk temu kembali arsip. Meski demikian, digitalisasi data kini menjadi kian penting. Agar dokumen bisa bertahan dalam jangka waktu lama, digitalisasi data maupun pengelolaan arsip digital yang benar bisa menjadi solusi. Selain itu, keuntungan lain yang bisa Anda dapatkan ketika memiliki arsip digital adalah sebagai berikut: • Tidak menghamburkan kertas dan hemat ruang. Sistem komputasi menjadikan arsip bisa disimpan dalam satu tempat saja dan bisa diakses kapanpun. Dalam kata lain, Dengan arsip digital, Anda dapat menghemat tidak hanya biaya, tetapi juga tempat, dan waktu. Dengan begitu kinerja Anda semakin efektif. • Dengan majunya teknologi yang ada, Anda diuntungkan ketika hendak menyusun dan menyesuaikan data yang diinginkan • Bisa dengan mudah dijadikan sebagai acuan dalam peforma suatu perusahaan. Karena dengan melihat perkembangan arsip, Anda sendiri bisa menilai tingkat kemajuan perusahaan. Nah, jika masih bingung harus memulai dari mana, Anda bisa menggunakan jasa digitalisasi arsip dan pengelolaan arsip digital dari Smart Solusi Indonesia. Di SSI, telah tersedia berbagai jasa, mulai dari jasa scanning, jasa entry, jasa validasi, jasa manajemen file, hingga jasa QC data. Dengan layanan arsip digital ini, dokumen Anda dapat disimpan dalam bentuk digital sehingga lebih aman dan tersusun dengan rapi.

  »
10 Maret 2020
BELUM ADA PAYUNG HUKUM UNTUK KEARSIPAN, KOTA MALANG KINI DISIBUKKAN DENGAN PERESMIAN PERDA
Belum ada perda (peraturan daerah) Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, kini berfokus pada terbentuknya payung hukum mengenai kearsipan. Sebab selama ini perda kearsipan masih belum dibuat hal yang mengatur soal kearsipan. Dalam forum workshop yang dilakukan di Hotel Regent’s park, kota Malang, yang menjadi topic utama pembahasannya adalah Naskah Akademis dan Rancangan Partaturan Daerah mengenai penyelenggaraan kearsipan. Forum workshop itu sendiri akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut yang dimulai pada Senin, 9 Maret 2020 hingga Rabu, 11 Maret 2020. Dalam forum workshop tersebut pihak panitia juga melibatkan para akademis, pakar hukum dan juga stakeholder yang berkaitan untuk membahas rencana tersebut. Bahkan juga sejumlah narasumber turut dihadirkan untuk mematangkan Naskah Akademik dan Ranperda, diantaranya adalah Kepala Seksi Pengembangan Kearsipan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Timur Drs Syawal, MM, Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Hukum dan HAM Jatim Heru Agung Prasetyo, SH, MH, dan Kesubag Perundang-undangan Bagian Hukum, Sekretariat Daerah Kota Malang Indah Kusumayanti, SH, MAP. Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang, Suwarjana menjelaskan bahwa pengelolaan kearsipan daerah akan mempengaruhi kinerja seluruh organisasi. "Karena arsip organisasi secara nyata dan berkelanjutan memberikan dukungan pelajaran pada keseluruhan proses manajemen organisasi," ungkapnya. Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Malang Wahyu Hariyanto mengatakan, acara yang diikuti sekitar 70 peserta ini untuk menjaring aspirasi dari stakeholder. "Goalnya nanti kita masukkan di badan hukum untuk mendapatkan Prolegda. Harapannya kita punya Perda Kearsipan sendiri di Kota Malang," ungkapnya.

  »
6 Maret 2020
BETAPA PENTINGNYA KEARSIPAN DAN KAIDAH KEARSIPAN
Seperti diketahui, perkembangan teknologi saat ini sangatlah pesat, serta penyampaiannya beragam macam, salah satunya adalah melalui smartphone. oleh sebab itu, kini pemerintah mengharapkan untuk pengelolaan arsipnya bisa menyesuaikan dengan perkembangan saat ini. Dalam era perkembangan revolusi industry 4.0 pemerintah sangat memperhatikan perkembangan terutama di bidang kearsipan. Sebenarnya apasih kearsipan itu sendiri dan bagaimana cara mengelolanya. arsip adalah informasi yang dimiliki oleh instansi yang isinya adalah data pribadi dari warga Negara Indonesia, selain itu arsip juga berisi mengenai surat menyurat, data pribadi instansi dan data pegawai instansi tersebut, masih banyak lagi informasi yang tertera di dalam arsip. Arsip sendiri dibedakan menjadi 2 diantaranya adalah arsip aktif dan arsip inaktif, arsip aktif adalah arsip yang isi didalamnya masih berlaku untuk informasi yang sangat berharga. Sedangkan arsip inaktif sendiri adalah arsip yang tidak memiliki kerahasiaan begitu berarti, arsip tersebut lebih bercondong ke majalah, ataupun surat brosur bahkan kertas yang sudah tidak terpakai lagi. Semakin berkembangnya teknologi saat ini, banyak masyarakat yang mendambakan pelayanan pemerintah yang cepat dan dapat diakses jarak jauh, tidak harus dating ketempat untuk mengurus data tersebut. Oleh karena itu kini pemerintah telah menjawab untuk kebutuhan dengan mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Menurut Tjahjo Kumolo selaku Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), menuturkan nantinya dalam system tersebut akan menghadirkan tata lintas data kerasipan yang telah terintegrasi, autentik, handal, dinamis, aman, melindungi kepentingan Negara bahkan menyajikan berbagai solusi untuk peningkatan kualitas kebijakan publik dalam segala bidang secara cepat, simultan dan terarah.

  »
2 Maret 2020
MENYABET PENGHARGAAN KEARSIPAN, JAWA TIMUR TERIMA PENGHARGAAN DARI ANRI
Arsip Nasional Republik Indonesia atau sering disebut ANRI, pada Jum’at 28 Februari 2020 menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan. Dalam Rapat tersebut ANRI menyebutkan kalau Provinsi Jawa Timur mengdapat penghargaan. Provinsi Jatim mendapat penghargaan dari ANRI dengan kategori salah satu Provinsi terbaik dalam penyelenggaraan kearsipan, dengan nilai 70-80. Penilaian itu sendiri berdasarkan hasil yang dilakukan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia pada tahun 2019. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Timur, Benny Sampirwanto menuturkan jika, pihaknya akan terus meningkatkan sarana kearsipan dan kapasitas sumber daya aparatur. Selain itu juga, Benny akan menciptakan arsip dalam instansi pemerintah maupun lembaga penyelenggaraan kearsipan di Provinsi Jawa Timur. Sebagai informasi, pengawasan yang dilakukan oleh ANRI mencakup delapan aspek penyelenggaraan kearsipan yaitu ketaatan terhadap aturan perundang-undangan bidang kearsipan, program kearsipan, serta pengolahan arsip dengan potensi sekurang-kurangnya 10 tahun. Aspek lainnya yang dinilai menyangkut penyusutan arsip, pengelolaan arsip statis, sumber daya manusia kearsipan, kelembaga kearsipan, serta sarana dan prasarana kearsipan. “Di sini Jatim mempunyai kekurangan yakni di peraturan tata naskah yang belum sesuai peraturan ANRI, Jatim juga belum mencantumkan UU 43 th 2009 dalam konsideran Pergub, DEPO arsip statis Jatim juga masih belum sesuai stndar,” ujarnya. Mengenai penyerahan penghargaan tsb, dijelaskannya, diberikan langsung oleh Menteri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, pada Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Kearsipan di Hotel Sunan Surakarta, Jawa Tengah pada 26 Pebruari lalu.

  »
28 Februari 2020
Jasa Alihmedia Dokumen Dan Jasa List Dokumen
Kini pemerintah menggencarkan rancangan dokumen yang masih dalam bentuk fisik untuk segera dialihmediakan atau dirubah bentuknya kedalam bentuk scanning. Dengan tujuan memudahkan pengguna untuk menemukan kembali dokumen yang dibutuhkan. Sudah berpengalaman juga Smart Solusi Indonesia dalam membantu instansi mengalihmediakan dokumen penting mereka. Segera hubungi team kami sekarang juga dan dapatkan eksklusif FREE konsultasi Hubungi kami. Email : marketing@dokumenprint.com Website: www.solusiarsip.com Instagram : @smartsolusiindonesia WhatsApp : 0812.3100.5100

  »
26 Februari 2020
Memperkuat Kearsipan, Kini Sukabumi Siap Untuk Bangun Gedung Depo Arsip
Pembangunan depo arsip di daerah-daerah memang sangatlah lemah, seperti halnya di Sukabumi, hingga saat ini kota tersebut akan memperkuat penataan kearsipan untuk mendukung pembangunan di daerah. Pembangunan gedung depo arsip mendapatkan bantuan dari Gubernur Jawa Barat, hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi. Dalam ujarannya tersebut Wali Kota Sukabumi juga menyampaikan, kalau dihimbau kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk sadar dan tertib arsip. Empat pilar yang beliau maksudkan adalah tata naskah atau kode klasifikasi (pengkategorian surat/arsip), selain itu Sistem Klasifikasi Keamanan Arsip (SKKA) dan juga Jadwal Retensi Arsip (JRA) yang berkaitan dengan pemusnahan arsip dalam jangka waktu tertentu. Salah satu contoh yang disampaikan oleh Fahmi adalah waktu dulu membuat surat untuk meminta informasi jaringan lorong bawah tanah kepada pemerintah Belanda, karena arsip yang tersedia ada di Belanda. Selain itu, jalur irigasi untuk arsip Sukabumi tidak dimiliki karena ada di Belanda. Fahmi juga menuturkan, Jangan sampai ada dokumen penting hilang jejaknya karena pengarsipan yang lemah karena ada arsip dinamis dan statis. Bahkan kini Kota Sukabumi telah mengupayakan untuk bias pengarsipan digital, sebab kini berkembangnya teknologi dan arsippun kini telah banyak yang telah didigitalisasi, sehingga ada backup data karena akan membutuhkan arsip di masa mendatang. Bukan hanya untuk kepentingan saat ini saja akan tetapi untuk 20 hingga 30 tahun mendatang. Terlebih arsip mengandung informasi yang valid dan akurat terkait proses kejadian. Fahmi, berharap SKPD menata proses kearsipan di instansi masing-masing. Hal ini karena ada arsip di SKPD dan ada yang dikelola atau diserahkan ke Dispusip.

  »
25 Februari 2020
Kearsipan
Manajemen arsip memang penting namun bisa sangat menyita waktu dan tenaga. Jika tidak punya banyak waktu dan sumber daya untuk melakukan penyimpanan arsip, Anda bisa menggunakan jasa dari Smart Solusi Indonesia. Berpengalaman lebih dari tujuh tahun menangani kearsipan, Anda bisa langsung mempercayakan masalah kearsipan kepada SSI. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa langsung mengunjungi www.solusiarsip.com. Smart Solusi Indonesia(SSI) merupakan perusahaan yg khusus yang fokus dan mendedikasikan diri di bidang manajemen pengarsipan, pada setiap tahapan alur hidup arsip. Pengelolaan arsip memegang peranan penting bagi jalannya suatu organisasi, yang dapat bermanfaat untuk bahan penelitian, pengambilan keputusan, atau penyusunan program pengembangan dari organisasi yg bersangkutan. SSI memiliki tenaga ahli kearsipan dan SDM yang terlatih dan berpengalaman. Untuk pengembangan aplikasi, team develover bekerjasama dengan tenaga ahli dan kearsipan sebagai pelaksana/arsiparis. Setiap developer mungkin bisa membuat aplikasi, tapi tidak semua yang memahami kaidah-kaidah kearsipan. SSI memiliki pengalaman selama 5 tahun di jasa pengelolaan Arsip, pengalaman ini akan sangat berguna didalam membantu client untuk menyelesaikan masalah kearsipan. Layanan konsultasi pre sales dan after sales untuk menjamin kualitas hasil SSI memiliki peralatan/sarana kearsipan yang lengkap (konvensional dan digital, serta aplikasi membantu mempercepat proses pengelolaan arsip) Smart solusi indonesia merupakan perusahaan yang memberikan pelayanan holistic di bidang dokumen / arsip dan teknologi. Selalu berusaha memberi solusi yang sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan pelanggan. Layanan presale, on sales dan after sales secara terus menerus dikembangkan sebagai perwujudan dedikasi kami dalam membantu sepenuh hati pelanggan. Layanan kami meliputi penjualan dan jasa kearsipan. Contoh a. Jasa memilah arsip b. Jasa pengelompokan arsip c. Jasa penataan arsip d. Jasa pemindahan arsip e. Jasa penataan arsip f. Jasa fumigasi arsip

  »
25 Februari 2020
Di Provinsi Jawa Timur, Bapak Presiden membagikan 2.020 Sertifikat Tanah
Presiden Republik Indonesia atau yang akrab disapa Jokowi telah membagikan sertifikat tanah di Jawa Timur sebanyak 2.020 sertifikat. langkah tersebut dilakukan untuk membertikan hak hukum bukti kepemilikan tanah kepada masyarakat penerima sertifikat pada lima wilayah di Jawa Timur, diantaranya adalah Surabaya, Gresik, Lamongan, Sidoarjo dan juga Bangkalan. Dalam pidatonya Joko Widodo bahwa setiap tahun pemerintah akan terus meningkatkan jumlah penerima sertifikat tanah untuk mendorong kepemilikan tanah yang sah kepada masyarakat. ungkapan tersebut dipaparkan pada Senin 27 Januari 2020 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Kabupaten Gresik, Jawa Timur. dilansir dari antara, pada 2017 kemarin Jokowi menuturkan, kalau pemerintah telah membagikan sebanyak 5 juta sertifikat tanah yang disusul pada tahun 2018 meningkat menjadi 7 juta sertfikat dan pada tahun 2019 menjadi sebanyak 9 juta sertifikat tanah yang dibagikan kepada masyarakat secara gratis. Tujuan awal Bapak Presiden dengan total sebanyak 126 juta sertifikat yang harus direalisasi, namun hingga saat ini yang bisa dipegang masyarakat baru 46 juta, hal tersebut dikarenakan Badan Pertanahan Nasional (BPN) hanya mampu membagikan 500 ribu sertifikat tanah untuk setiap tahunnya. Mantan Bupati Solo mengungkapkan, ada 80 juta yang belum dibagikan atau dipegang oleh masyarakat. Kalau menunggu ini, bisa-bisa 100 tahun baru selesai. karena hal tersebut Joko Widodo menghimbaukan kepada masyarakat untuk lebih bijaksana lagi menggunakan hak hukum atas tanah yang telah mereka miliki saat ini.

  »
19 Februari 2020
PROSEDUR PENYIMPANAN ARSIP
Prosedur penyimpanan arsip 1. Meneliti dulu tanda pada lembar disposisi apakah surat tersebut sudah boleh untuk disimpan (meneliti tanda pelepas surat/release mark). Tanda pelepas surat biasanya berupa disposisi dep. (deponeren) yang menunjukkan perintah untuk menyimpanan surat. 2. Mengindeks atau memberi kode surat tersebut. Indeks/kode surat dibuat sesuai sistem penyimpanan arsip yang dipergunakan dan dibuat untuk memudahkan penyimpanan dan penemuan kembali surat. 3. Menyortir atau memisah-misahkan surat sesuai dengan bagian, masalah atau tujuan surat.Kegiatan menyortir/memisah-misahkan surat sebelum disimpan biasanya dilakukan dengan menggunakan rak/kotak sortir. 4. Menyimpan surat ke dalam map (folder). Penyimpanan surat ke dalam map/ folder dapat menggunakan stofmap folio, snelhechter, brief ordner, portapel ataui folder gantung kemudian dimasukkan ke dalam almari arsip/ filing cabinet atau alat penyimpanan arsip yang lain. Menata arsip dengan baik sesuai dengan sistem yang dipergunakan. Penyimpanan arsip dapat menggunakan sistem sebagai berikut: a. Sistem Abjad (Alphabetic Filing System) b. Sistem Tanggal (Chronological Filing System) c. Sistem Nomor (Numeric Filing System) d. Sistem Wilayah (Geographic Filing System ) e. Sistem Subyek/ Pokok Masalah (Subject Filing System) f. Sistem Informasi Geografis g. Manajamen Aset h. Sistem Informasi Perijinan Terpadu i. Sistem Informasi Sekolah j. Sistem Informasi Pemerintahan k. Sistem Informasi Perusahaan l. Sistem Pro Simply m. Sistem Pro lite n. Sistem Pro client Server o. Sistem Identifikasi Arsip p. Sistem Koreksi ujian q. Sistem modern Office Administrasition r. Sistem Tata Naskah Dinas elektronik s. Sistem open Management system t. Sistem pengolahan Formulir u. Sistem jasa pro web v. Sistem jasa indexing w. Sistem Omni Recognition (OMR/OCR/ICR/BARCODE/QR CODE, DLL)

  »
17 Februari 2020
PENYIMPANAN ARSIP
Setiap organisasi pasti memiliki arsip untuk disimpan. Jumlah arsip pun akan terus bertambah seiring waktu. Arsip memang merupakan sumber data penting sehingga perlu diperhatikan penyimpanannya. Inilah mengapa perlu adanya manajemen arsip. Manajemen arsip berguna untuk mengatur agar arsip dengan jumlah besar tersebut bisa disimpan dan diakses dengan mudah. Jadi apabila Anda tidak bisa menyimpan arsip dengan baik, data-data penting organisasi akan sulit ditemukan bahkan bisa rusak begitu saja. Lalu, bagaimana sebenarnya prosedur dan tata cara menyimpan arsip? Tata cara menyimpan arsip 1. Horizontal Filing (Flat Filing) Penyimpanan arsip dengan cara arsip dimasukkan dalam stofmap atau snelhechter kemudian ditumpuk ke atas dalam alamari arsip (disusun secara mendatar/horizontal dari bawah ke atas). 2. Vertikal Filing Penyimpanan arsip dengan cara arsip dimasukkan dalam folder/map arsip kemudian diletakkan berdiri/tegak memanjang (sisi panjang arsip sejajar dengan lipatan folder/ map) dan disusun berurutan dari depan ke belakang. 3. Lateral Filling Penyimpanan arsip dengan cara arsip dimasukkan dalam snelhechter atau brief ordner kemudian diletakkan berdiri dengan punggung di depan. 4. ADF (AUTOMATIC DOCUMENT FEEDING ) ADF adalah scanner jenis baru yang dikembangkan dan di desain khusus untuk memberikan kemudahan men-scan dokumen dalam jumlah bnyak. Scanner jenis ADF mempunyai tray dimana anda bisa anda bisa menaruh dokumen-dokumen anda dalam satu tumpuk untuk langsung di scan 5. FLATBED Flatbed karena scanner ini memiliki bentuk datar dan rata. Scanner flatbed merupakan jenis scanner yang paling umum digunakan dan bnyak ditemui dala dunia perkantoran maupun pribadi. Scanner Flatbed cocok digunakan untuk pemerintah,perkantoran,perbankan, manufakturing, kedokteran, desain, kontraktor, pemetaan, dan arsitek 6. BOOK SCANNER Scanner buku komersial tidak seperti scanner biasa ; scanner buku ini biasanya merupakan kamera digital berkualitas tinggi dengan sumber cahaya di kedua sisi kamera yg dipasang pada semacam bingkai untuk menyediakan akses mudah bagi seseorang atau mesin mesin membalik halaman buku. Beberapa model melibatkan pembuaian buku berbentuk V, yang memberikan dukungan untuk buku duri dan juga posisi buku pusat secara otomatis. Keuntungan dari jenis pemindai ini adalah sangat cepat, dibandingkan dengan produktivitas pemindai overhead

  »
13 Februari 2020
Pelayanan Publik Dinas Kependudukan
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) mempunyai bagian Unit Pengelola Dokumen Administrasi Kependudukan (UPDAK) yang menjalankan tugas pengarsipan dokumen kependudukan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2012 mengelola sebanyak 117 jenis dokumen pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2010 dokumen pendaftaran penduduk meliputi pendaftaran biodata penduduk, kartu keluarga, kartu tanda penduduk, pindah datang, dan pelintas batas. Dokumen pencatatan sipil meliputi pencatatan kutipan akta kelahiran, lahir mati, perkawinan, perceraian, kematian, pengakuan anak, pengangkatan anak, pengesahan anak, status kewarganegaraan, dan akta pencatatan sipil. Dalam upaya mengikuti perkembangan teknologi informasi, kami SSI Berdaya membantu Disdukcapil mengelolah arsip/ dokumen-dokumen tersebut, terutama membantu dalam hal : 1. Jasa Scan dan upload hasil scan ke SIAK 2. Jasa Penjilidan dan/ pengalbuman dokumen/ akte 3. Jasa Pemilahan dan penataan arsip 4. Jasa Fumigasi dan anti rayap 5. Jasa Retensi arsip 6. Jasa pembersihan gudang arsip 7. Jasa Pelatihan SDM Kearsipan 8. Pengadaan sarana arsip konvensional : rak arsip, album, box, mobile file dll 9. Pengadaan sarana arsip digital : scanner, software, server dll 10. Jasa kearsipan dokumen 11. Jasa pemusnahan dokumen 12. Jasa pemindahan dokumen/arsip 13. Jasa perawatan Depo arsip 14. Jasa ahli media/Scanning dokumen 15. Jasa data entry 16. Jasa alihmedia Rekam medik 17. Jasa famigasi 18. Jasa injeksi dokumen 19. Jasa pembuatan sofware 20. Jasa pembuatan katalog buku perpustakaan 21. Jasa penataan buku perpustakaan Segera hubungi kami untuk berkonsultasi gratis tentang solusi permasalahan arsip anda :

  »
12 Februari 2020
Tips Melakukan Manajemen yang Efektif
Manajemen file adalah salah satu langkah penting bagi organisasi atau perusahaan untuk mengoptimalkan efektivitas kerja. Secara umum, manajemen file dapat diartikan sebagai kegiatan yang berkaitan dengan pengumpulan, penyimpanan, pemeliharaan, perhitungan, klasifikasi, dan sejenisnya agar file mudah ditemukan. Pengertian lain menyebutkan manajemen file merupakan metode mendasar untuk memberi nama file, menyimpan file, hingga mengatur file. Dan pada dasarnya hal tersebut bisa dilakukan untuk file berbentuk fisik maupun digital. Mari simak 7 cara berikut : 1. Mengklasifikasi, penamaan, dan penyimpanan file Manajemen file bisa dimulai dengan pemberian format nama penyimpanan pada file. Anda harus memastikan tiap pihak terkat mengerti di mana menyimpan file yang benar. Sebaiknya pisahkan jenis file satu dan lainnya. 2. Pertimbangkan konversi file sekaligus Jumlah file yang sangat besar tidak memungkinkan untuk di simpan dalam satu lokasi saja, maka dari itu penting untuk mempertimbangkan konversi file sekaligus. Anda bisa menggunakan berbagai produk yang tersedia. 3. Beralih ke converter premium Berbeda dengan kebutuhan personal, organisasi memiliki kebutuhan yang lebih kompleks sehingga memerlukan fitur-fitur premium. Converter gratis tidak hanya kurang aman bagi data organisasi/perusahaan, tapi juga memiliki opsi menu yang cukup terbatas. 4. Menguasai Windows Explorer Umumnya perusahaan menggunakan Windows, namun tidak dilengkapi dengan edukasi untuk menggunakan dan memaksimalkannya. Aga manajemen file jadi maksimal, bekali pengetahuan yang satu ini. 5. Simpan data di satu lokasi Salah satu tujuan manajemen file adalah untuk mengklasifikasikan dan menempatkan file dengan benar. Maka dari itu buatlah folder spesifik yang memudahkan Anda untuk menemukan file yang diinginkan. 6. Menggunakan shortcuts Manfaatkan fitur Shortcuts untuk mengakses folder yang paling sering dikunjungi. Hal ini juga bisa mengurangi resiko duplikasi penyimpanan file. 7. Manfaatkan shared document Shared document sejenis Dropbox, Google Drive, One drive dan sejenisnya akan memudahkan siapa pun untuk mengunggah dan mengakses file kapan saja.

  »
10 Februari 2020
Jasa Pemilahan
Membantu anda dalam mengelolah arsip kertas, dimulai dari pemilahan antara dokumen arsip dan non arsip, pengelompokan hingga penataannya didalam rak/ lemari arsip. Dengan tenaga kerja yang memahami sistem kearsipan diharapkan dapat menyelesaikan masalah kearsipan anda • Melakukan pemilahan dan penataan arsip • Pemberkasan/pengelompokan arsip • Pendeskripsian & Indexing • Pembuatan skema pengelompokan arsip • Memasukkan arsip ke dalam box/ rak • Membuat Daftar Pertelaan Arsip Jasa Alihmedia (scanning) Dokumen/ Arsip Hanya dengan memakai peralatan dan sumberdaya terbaik, kami melakukan pekerjaan alihmedia/memindai (scanning) dokumen dari berbagai ukuran dan bentuk untuk anda ! Dalam berbagai format file yang anda inginkan, dapat anda pakai untuk berbagai keperluan seperti : Back up data, Document Management system/ Electronic Filing System atau yang lainnya. Biaya yang terjangkau, kualitas image yang prima dan membiarkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya membuat anda dapat konsentrasi pada core business perusahaan. • Kartu Nama/ Business Card • Arsip Dokumen (A5 s/d A3) • Drawing dan Dokumen Teknik (A2 s/d A0+) Jasa identifikasi dan pembuatan daftar arsip (Entry) Memiliki arsip yang sudah tertata namun belum mengetahui apa saja arsip yg tersimpan, berapa banyak volumenya dan masih susah mencarinya. Pekerjaan identifikasi membantu meng inventarisir setiap jenis arsip anda. Sehingga anda akan memiliki daftar/ list setiap arsip yang ada. Anda akan mendapatkan daftar dari setiap berkas dan list berdasarkan jenis/ tahun/ kategori/ Uraian. Sehingga memudahkan mengelolah dan mencari kembali anda. Jasa Fumigasi Untuk melindungi dokumen/ arsip dari hama yang dapat merusak, gudang arsip perlu di fumigasi.Fumigasi perawatan sebaiknya dilaksanakan secara berkala. Jadwal fumigasi dibuat berdasarkan siklus perkembangbiakan hama. Waktu yang diperlukan untuk fumigasi terdiri dari persiapan, pelepasan dan pemaparan fumigant serta pembukaan lembaran plastik penutup. Lamanya persiapan dan pembukaan lembaran plastik penutup tergantung luas gudang Jasa Pemusnahan Dokumen Dokumen yang telah memasuki masa retensi dan dokumen yang sudah tidak bergana dan dapat dihapuskan, harus dimusnahkan dengan prosedur dan tata cara tertentu yang mempertimbangkan perundangan dan keamanan. Kami membantu memusnahkan dokumen/ arsip anda dengan tetap memperhatikan kaidah kearsipan.

  »
7 Februari 2020
SOLUSI MANAJEMEN KEARSIPAN
Jasa Pengelolaan Arsip Sering terjadi pada proses pemindahan arsip pada ruang/ depo arsip baru menimbulkan masalah tersendiri : 1. Tidak tersedianya SDM yang melaksanakan proses pemindahan yang membuat instansi meminta sembarang orang untuk memindahkan tanpa prosedur yang benar. Sehingga resiko kehilangan pada proses pemindahan besar 2. Tidak tertatanya dengan baik yang menyebabkan setelah dipindahkan ke tempat baru menjdai semakin sulit dicari. Oleh sebab itu kami memberikan solusi atas permasalahan tersebut : 1.JASA PEMINDAHAN DOKUMEN/ ARSIP 1. Memilah dokumen/ arsip yang akan di pindah dan yang tidak 2. Melakukan inventarisasi dokumen/ arsip dan memasukkannya ke dalam box/ kardus 3. Membuat berita acara pemindahan 4. Memindahkan ke tempat (lemari/ rak), ruang atau gudang arsip baru 2.JASA PEMILAHAN, PENGELOMPOKAN DAN PENATAAN 1. Melakukan pemilahan dokumen (tak beraturan) yang masih harus disimpan (arsip) dan yang bukan arsip (blanko/ map kosong, barang-barang, dll - termasuk arsip yang sudah masuk masa retensi) 2. Melakukan pemilahan dokumen sesuai dengan kelompok/ jenis/ kategori (klasifikasinya) 3. Memasukkan dokumen/ arsip ke dalam box/ odner (folder), memberi label dan menatanya pada rak/ lemari 3.JASA PERAWATAN DEPO ARSIP 1. Melakukan pembersihan dan perapian ruang/ gudang arsip (termasuk rak, lemari, box/ map, peralatan, lantai dan ruang arsip) 2. Pemberian pengharum ruang, penyerap kelembaban dan kamperisasi 4.JASA PEMUSNAHAN DOKUMEN (agar tidak memenuhi depo arsip baru dengan dokumen yg seharusnya sudah bisa dimusnahkan) 1. Melakukan proses pemusnahan dokumen/ arsip (yg tidak bernilai guna atau sudah masuk masa retensi) dengan metode pencacahan (schredding) 2. Proses penghancuran dilakukan ditempat client atau ditempat kami 3. Hasil penghancuran akan didaur ulang 5.JASA ALIHMEDIA/ SCANNING DOKUMEN Hanya dengan memakai peralatan dan sumberdaya terbaik, kami melakukan pekerjaan memindai dokumen dari berbagai ukuran dan bentuk untuk anda ! Dalam berbagai format file yang anda inginkan, dapat anda pakai untuk berbagai keperluan seperti : Back up data, Document Management system/ Electronic Filing System atau yang lainnya. Biaya yang terjangkau, kualitas image yang prima dan membiarkan orang-orang yang berkompeten di bidangnya membuat anda dapat konsentrasi pada core business perusahaan.

  »
6 Februari 2020
Naskah Dinas Elektronik
Tata Naskah Dinas Elektronik di Lingkungan Instansi Pemerintah Kepemerintahan yang baik (good governance), telah menjadi wacana yang paling mengemuka dalam pengelolaan administrasi pemerintahan sekarang ini. Hal tersebut sejalan dengan tuntutan akan modernisasi administrasi pemerintahan guna mempercepat dan mempermudah penyelesaian dokumen dan surat dinas instansi pemerintah. Untuk dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan baik, maka setiap instansi pemerintah pusat dan daerah sudah seharusnya didukung oleh sistem administrasi yang memadai karena kesempurnaan dan kelengkapan sistem administrasi merupakan salah satu kebutuhan yang penting disetiap organisasi atau instansi pemerintah Dengan mengubah sistem manual ke sistem komputerisasi dalam era teknologi informasi penyelesaian dokumen dan surat-surat dinas pemerintah sudah merupakan keharusan dalam upaya untuk melakukan reformasi birokrasi dan untuk mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance). Salah satu diantaranya adalah dengan melaksanakan implementasi aplikasi tata naskah dinas elektronis di lingkungan instansi pemerintah. Tata Naskah Dinas Elektronis –selanjutnya di singkat TNDE- yang merupakan bagian dari e-goverment akan menyebabkan suatu instansi dapat melaksanakan kegiatan administrasinya dengan lebih mudah, cepat, transparan, tertib, terpadu, produktif, akurat, aman, dan efisien. Dalam bidang pemerintahan, pengembangan Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik mengacu pada Peraturan Menpan Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Pedoman Umum Tata Naskah Dinas Elektronik Di Lingkungan Instansi Pemerintah. Maksud dan Tujuan Tata Naskah Dinas dimaksudkan sebagai acuan pengelolaan dan pembuatan petunjuk pelaksanaan tata naskah dinas yang bertujuan untuk menciptakan kelancaran komunikasi secara tertulis yang efektif dan efisien dalam penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi. Sasaran Pencapaian Sasaran yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan Tata Naskah Dinas Elektronik adalah sebagai berikut: 1. Tercapainya kesadaran dan pemahaman penyelenggaraan tata naskah dinas; 2. Lancarnya komunikasi tulis kedinasan serta kemudahan dalam pengendalian; 3. Tercapainya efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan tata naskah dinas; 4. Menghindari terjadinya tumpang tindih, salah tafsir, dan pemborosan penyelenggaraan tata naskah dinas; 5. Terwujudnya keterpaduan pengelolaan tata naskah dinas dengan unsur lainnya dalam lingkup administrasi umum.

  »
6 Februari 2020
Arsip Digital Rekam Medik
Teknologi informasi merupakan salah satu teknologi yang sedang berkembang dengan pesat pada saat ini. Dengan kemajuan teknologi informasi, pengaksesan terhadap data atau informasi yang tersedia dapat berlangsung dengan cepat, efisien serta akurat. Teknologi informasi juga sangat berperan pada perkembangan Rumah Sakit. Salah informasi yang sangat penting bagi Rumah Sakit adalah data pada Rekam Medik. Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas ,anamnesa,penentuan fisik , laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medikyang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap , rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat darurat. Rekam medis mempunyai pengertian yang sangat luas , tidak hanya sekedar kegiatan pencatatan, akan tetapi mempunyai pengertian sebagai suatu sistem penyelenggaraan rekam medis yaitu mulai pencatatan selama pasien mendapatkan pelayanan medik , dilanjutkan dengan penanganan berkas rekam medis yang meliputi penyelenggaraan penyimpanan serta pengeluaran berkas dari tempat penyimpanan untuk melayani permintaan/peminjaman apabila dari pasien atau untuk keperluan lainnya. Selain rekam medis, disetiap bagian pada suatu rumah sakit pasti juga terdapat arsip/ dokumen yang semakin hari semakin bertambah. Mengingat pentingnya nilai informasi pada arsip tersebut, perlu dipikirkan untuk segera untuk memiliki sistem kearsipan elektronik yang mampu memberikan keamanan dokumen, kemudahan dalam penataan dan pencarian serta dalam menunjang efisiensi/ efektifitas operasional rumah sakit. Tujuan Dan Kegunaan Rekam Medik Tujuan Rekam Medis adalah untuk menunjang tercapainya tertib administrasi dalam rangka upaya peningkatan pelayanan kesehatan . Tanpa didukung suatu sistem pengelolaan rekam medis yang baik dan benar , maka tertib administrasi tidak akan berhasil Kegunaan Rekam Medis antara lain: 1. Aspek Administrasi, Suatu berkas rekam medis mempunyai nilai administrasi , karena isinya menyangkut tindakan berdasarkan wewenang dan tanggung jawab sebagai tenaga mdis dan perawat dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan 2. Aspek Medis, Catatan tersebut dipergunakan sebagai dasar untuk merencanakan pengobatan/perawatan yang harus diberikan kepada pasien 3. Aspek Hukum, Menyangkut masalah adanya jaminan kepastian hukum atas dasar keadilan , dalamrangka usaha menegakkan hukum serta penyediaan bahan tanda bukti untuk menegakkan keadilan 4. Aspek Keuangan, Isi Rekam Medis dapat dijadikan sebagai bahan untuk menetapkan biaya pembayaran pelayanan . Tanpa adaya bukti catatan tindakan /pelayanan , maka pembayaran tidak dapat dipertanggungjawabkan 5. Aspek Penelitian, Berkas Rekam medis mempunyai nilai penelitian , karena isinya menyangkut data/informasi yang dapat digunakan sebagai aspek penelitian . 6. Aspek Pendidikan, Berkas Rekam Medis mempunyai nilai pendidikan , karena isinya menyangkut data/informasi tentang kronologis dari pelayanan medik yang diberikan pada pasien 7. Aspek Dokumentasi, Isi Rekam medis menjadi sumber ingatan yang harus didokumentasikan dan dipakai sebagai bahan pertanggungjawaban dan laporan sarana kesehatan Dokumen Rekam Medik Elektronik Pada era global ini, teknologi elektronik juga berimbas pada terjadinya transformasi paradigma rekam medis tradisional dari yang berbasis kertas ke arah paradigma baru yang berbasis informasi dan disebut manajemen informasi kesehatan (MIK). Akibatnya, praktisi rekam medis kini berperan sebagai administrator atau manajer dari manajemen informasi kesehatan. Rekam Medik Elektronik di Indonesia Pasca Pengesahan UU ITE Beberapa waktu lalu, DPR telah mengesahkan RUU Informasi & Transaksi Elektronik (ITE) menjadi UU ITE (UU no.11/2008). Sebagai UU pertama yang mengatur bidang teknologi informasi (IT), banyak aspek dalam bidang IT menjadi tunduk pada UU tersebut, termasuk penggunaan IT dalam dunia kesehatan. Salah satu penggunaan IT dalam dunia kesehatan yang telah menjadi tren dalam dunia pelayanan kesehatan secara global adalah rekam medik elektronik (EHR), yang sebenarnya sudah mulai banyak digunakan di kalangan pelayanan kesehatan Indonesia, namun banyak tenaga kesehatan & pengelola sarana pelayanan kesehatan masih ragu untuk menggunakannya karena belum ada peraturan perundangan yang secara khusus mengatur penggunaannya. Selama ini, rekam medik mengacu pada pasal 46-47 UU no.29/2004 tentang Praktik Kedokteran & Permenkes no.269/2008 tentang Rekam Medik. UU no.29/2004 sebenarnya diundangkan saat EHR telah banyak digunakan, namun tidak mengatur mengenai EHR. Sedangkan Permenkes no.269/2008 belum mengatur mengenai EHR. Tetapi dengan adanya UU ITE, secara umum penggunaan EHR sebagai dokumen elektronik telah memiliki dasar hukum. Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya UU ITE, EHR telah dapat digunakan di Indonesia untuk membantu mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih bermutu & melindungi masyarakat. Adalah sangat baik jika pemerintah membuat peraturan khusus mengenai EHR berikut standar/protokol & keamanannya sebagai peraturan pelaksana dari UU no.29/2004.

  »
5 Februari 2020
Pembangunan Menejemen kearsipan
Sejalan dengan misi dan arah Kantor Pelayanan Pajak, dalam rangka pelayanan terhadap masyarakat wajib pajak, diharapkan untuk mampu menyediakan suatu sistem informasi yang mampu menyajikan data dan informasi secara cepat, akurat, lengkap dan mudah berintregrasi dengan aplikasi lain yang sudah ada. Data tersebut seringkali diperoleh dari dokumen/ arsip yang ada disetiap bagian pada organisasi. Dalam rangka pengelolaan kearsipan guna menunjang kualitas dan menjamin ketersediaan kearsipan yang autentik dan terpercaya. Direktorat Jendral Pajak dalam keputusannya No. 241/PJ/2012 tentang Cetak Biru Manajemen Kearsipan di Lingkungan Direktorat Jendral Pajak sudah memerintahkan untuk melaksanakan pembangunan manajemen kearsipan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, , pembangunan kearsipan diperlukan beberapa tahapan dan juga pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana. Kebutuhan tersebut harus sejalan dengan standar sarana dan prasarana yang tertuang pada kebijakan pemerintah dalam pembangunan arsip. Diantaranya : KEPUTUSAN KEPALA ANRI NOMOR : 03 TAHUN 2000 TENTANG STANDAR MINIMAL GEDUNG DAN RUANG PENYIMPANAN ARSIP INAKTIF KEPUTUSAN KEPALA ANRI NOMOR : 12 TAHUN 2000 TENTANG STANDAR PENYIMPANAN FISIK ARSIP KEPUTUSAN KEPALA ANRI NOMOR : 11 TAHUN 2000 TENTANG STANDAR BOKS ARSIP KEPUTUSAN KEPALA A NRI NOMOR : 04 TAHUN 2000 TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN KERTAS UNTUK ARSIP BERNILAIGUNA TINGGI Atas dasar peraturan tersebut yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing KPP, kami mencoba mengajukan usulan sarana yang dapat dimanfaatkan oleh KPP : Penyediaan aplikasi manajemen kearsipan KPP Penyediaan Scanner khusus dokumen Penyediaan rak arsip medium duty Open Rack dan Roll o pack/ Compacto Penyediaan Box Arsip Penyediaan layanan jasa kearsipan Penyediaan Aplikasi Manajemen Kearsipan KPP Aplikasi manajemen kearsipan yang berfungsi untuk memudahkan penyimpanan dan penataan, pencarian kembali dan peminjaman serta pengorganisasian dokumen-dokumen penting KPP lainnya. Sistem Operasi dan Database a. Sistem Operasi untuk server Sistem operasi yang digunakan untuk server berbasis free opensource (Linux/Unix) atau berbayar (Windows ) b. Database server Dapat menggunakan database server berikut ini : - Firebird (default) - MariaDB / MySQL (opsional) - Oracle (opsional) c. FTP Server Dapat menggunakan salah satu ftp server berikut ini : - Filezilla FTP Server - Secure FTP Server (SFTP) - XLight FTP Server d. Aplikasi SIM Arsip berbasis Client-server Aplikasi yang akan dibangun berbasis client-server.